Faktor Penyebab Munculnya Jerawat

By JP - Minggu, Juni 24, 2018


Faktor Penyebab Munculnya Jerawat
Natasha Wilona

Faktor Penyebab Munculnya Jerawat 

Jerawatan adalah Suatu keadaan di mana pori-pori kulit tersumbat sehingga menimbulkan radang/pembengkakan. Jerawat adalah penyakit kulit yang cukup besar jumlah penderitanya. Faktor penyebab terjadinya jerawat pada kulit sangat bervariasi. Bahkan artis-artis yang keliatan di tivi mulus-mulus pun tak luput dari bencana jerawatan. Ada yang penyebab jerawat dari luar tubuh dan dari dalam tubuh. Berikut beberapa faktor yang menyebabkan jerawat :

1. Sel kulit mati
Umumnya, jerawat disebabkan oleh menumpuknya kelenjar minyak yang disebabkan over produksi oleh Hormon Androgen(1). Kelenjar minyak yang berlebihan tersebut kemudian bercampur dengan sel kulit mati dan bercampur dengan debu atau kotoran. Campuran kotoran yang menggumpal tebal dan lengket itu dapat membentuk penyumbatan yang menimbulkan bintik hitam atau putih. Jerawat tidak hanya muncul di wajah, akan tetapi jerawat bisa juga bisa muncul di bagian tubuh lain, seperti di bagian punggung, dada dan lengan bagian atas.

2. Bakteri
Jerawat juga bisa ditimbulkan oleh bakteri yang ada di kulit, biasa disebut Propionibacterium Acne atau P. Acne(2), Bakteri tersebut berkembang biak di dalam Kelenjar Sebaceous(3) yang tersumbat. Penyumbatan itu akhirnya menimbulkan iritasi. Kelenjar Sebaceous yang membengkak lalu akan pecah, Hingga mengakibatkan radang ke kulit daerah sekitarnya. Hal inilah yang dapat menyebabkan jerawat. batu yaitu meninggalkan pigmentasi jangka panjang dan bekas luka seperti cacar yang permanen.

Faktor Penyebab Munculnya Jerawat
Mikha Tambayong
3. Obat-obatan / Kosmetika
Konsumsi obat Kortikosteroid (4), baik yang diminum maupun dengan dioles, akan mengakibatkan melemahnya daya tahan tubuh dan meningkatkan potensi munculnya jerawat karena aktivitas Bakteri Patogen (5) yang meningkat. Penggunaan kosmetika dengan bahan yang tidak aman, juga akan menyebabkan iritasi pada kulit. Dampak dari penggunaan kosmetika yang salah juga bahkan mampu merusak sistematika kelembaban kulit, sehingga ketidak-seimbangan tersebut bisa memicu pertumbuhan bakteri atau kelebihan produksi minyak.  

4. Gadget
Handphone yang biasa kita gunakan sehari-hari adalah tempat pertumbuhan bakteri yang baik. Usahakan jangan menempelkan handset ke pipimu atau permukaan wajahmu ketika sedang menelepon, gunakan Headset agar wajahmu terhindar dari bakteri yang ada di layar handphone. Bersihkan Handphone secara berkala dengan alkohol.

5. Stress
Secara umum stress tidak bisa langsung mengakibatkan jerawat. Stress hanya dapat memicu hormon tertentu yang memungkinkan timbulnya jerawat, misalnya Androgen.

6. Hormon
Salah satu faktor yang menyebabkan munculnya jerawat adalah peningkatan produksi Hormon Testosteron (6). Hormon yang berada didalam tubuh ini menjadi salah satu faktor penting timbulnya jerawat dengan merangsang Sebaceous Gland (kelenjar minyak) untuk memproduksi Sebum (minyak kulit) secara berlebihan.

Faktor Penyebab Munculnya Jerawat
Gal Gadot
7. Gaya hidup
Pola Gaya hidup yang tidak sehat dapat menjadi faktor yang memicu timbulnya jerawat. Kebiasaan mengkonsumsi minuman alkohol, kurang istirahat dan stress, dapat meningkatkan Hormon Androgen. Kebiasaan buruk tidak mengganti sarung bantal, sprei dan handuk secara berkala juga menambah kemungkinan munculnya jerawat yang diakibatkan bakteri yang hidup di media tersebut. Kelalaian untuk membersihkan kotoran bekas penggunaan kosmetik juga sangat rentan memicu munculnya jerawat.

8. Faktor Genetik
Faktor genetik penyebab terjadinya jerawat disebabkan faktor turunan gen dari keluarga. Ketika ada anggota keluarga / orang tua sedarah yang kulitnya tipikal berjerawat, maka ada resiko untuk muncul jerawat pada keturunannya.


Faktor Penyebab Munculnya Jerawat
Dian Sastrowadoyo
Keterangan :
(1) Hormon Androgen : Hormon ini mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan organ reproduksi atau organ seksual pria.  Meski demikian, Hormon Androgen sebenarnya juga diproduksi dalam tubuh wanita, meski tidak sebanyak laki-laki, Androgen tetap memiliki fungsi penting bagi organ reproduksi wanita. 
(2) Propionibacterium Acnes adalah Bakteri gram positif dan anaerobik yang lambat pertumbuhannya dan dianggap sebagai salah satu pemicu jerawat pada manusia.
(3) Sebaceous Gland : Biasa dikenal dengan nama Kelenjar Sebasea, Merupakan kelenjar mikroskopis yang terletak dibawah kulit. Kelenjar ini berfungsi untuk mengeluarkan minyak yang disebut sebum. Kelenjar sebasea juga sering kali dikatakan sebagai kelenjar minyak.
(4) Obat Kortikosteroid adalah Obat anti-inflamasi yang digunakan secara luas untuk mengobati beberapa kondisi medis. Umumnya, obat ini digunakan untuk meredakan gejala pembengkakan, kemerahan, gatal-gatal, dan reaksi alergi.
(5) Bakteri Patogen ialah jenis-jenis bakteri yang menjadi biang dari penyakit pada makhluk hidup. Bakteri Patogen ini bekerja dengan cara menginfeksi organisme dan sebagai akibat darinya, muncul gejala-gejala abnormal yang kita kenali sebagai tanda-tanda dari penyakit.
(6) Hormon Testosteron merupakan Kelompok androgen atau hormon yang berperan dalam memunculkan ciri fisik maskulin. Selain protein, hormon ini tersusun atas senyawa steroid. Oleh karenanya digolongkan ke dalam stereoidogenik hormon bersama dengan androgen lainnya dan hormon estrogen serta progesteron. Hormon testosteron merupakan hormon seks utama pada pria, namun demikian wanita memiliki testosteron dengan kadar yang sangat rendah.

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar